Kita hidup pada bagian lain dari masa lalu
jejak-jejak yang bersiklus
mengaburkan kita dari bagian lain
yang belum tersentuh sama sekali
hidup kita menari dan berputar
tanpa poros
dalam keabadian rasa
(re-written from original essay)
Kampus, 24 Februari ‘99, sore
No comments:
Post a Comment