Bagaimana kita lalui hidup dalam kesendirian?
melalui beragam kisah dan makna
yang hanya kita bagi untuk diri sendiri…
Dalam satu makna kata ‘perpisahan’
Kita lihat jiwa kita gontai dan luluh
Saat semua kenangan membakar kesabaran
…tenanglah, tersandungnya kita hanyalah
satu misteri yang tak pernah bisa terjawab
saat kita terus mencari kebenaran
hari ke hari, waktu demi waktu
Perlahan kehidupan akan kembali
dalam kejujurannya pada kita
Bahwa kita tak pernah berjalan sendiri
bahwa selalu ada ruang bagi cinta
yang terpendam……
(re-written from original essay)
bangsat!! dendam itu belum hilang…
kamar, 2 Januari 2002
1 comment:
Lama gak lihat tulisan kamu di-update
udah sesibuk itukah?
& sekarang, ngeliat tulisan segini banyak di-upload...
glad to know ur still active
dengan gaya bahasa khas kamu
nulis lagi dong... banyak pelajaran yang dalemm banget...
Post a Comment