Monday, May 12, 2008

di ruangan ini

Bagaimana kita lalui hidup dalam kesendirian?

melalui beragam kisah dan makna

yang hanya kita bagi untuk diri sendiri…

Dalam satu makna kata ‘perpisahan’

Kita lihat jiwa kita gontai dan luluh

Saat semua kenangan membakar kesabaran

…tenanglah, tersandungnya kita hanyalah

satu misteri yang tak pernah bisa terjawab

saat kita terus mencari kebenaran

hari ke hari, waktu demi waktu

Perlahan kehidupan akan kembali

dalam kejujurannya pada kita

Bahwa kita tak pernah berjalan sendiri

bahwa selalu ada ruang bagi cinta

yang terpendam……

 

 

(re-written from original essay)

bangsat!! dendam itu belum hilang…

kamar, 2 Januari 2002   

1 comment:

Anonymous said...

Lama gak lihat tulisan kamu di-update
udah sesibuk itukah?
& sekarang, ngeliat tulisan segini banyak di-upload...

glad to know ur still active
dengan gaya bahasa khas kamu

nulis lagi dong... banyak pelajaran yang dalemm banget...