sejenak saja
entah kenapa, nyaris dua minggu aku dalam kelelahan amat-sangat
batas waktu tidur normal tidak tercapai, dan pikiran hanya bermain dari tempat ke tempat, batas-batas horizon yang tak jelas
Belakangan ini, hidup memarahiku dalam suramnya
kegelapan yang kembali memeluk dalam banyak sudut
persinggahan masa lalu, terbakarnya masa kini, dan kebingungan masa depan
konsep masa depan yang gak jelas, gak bersahabat
& hidup memang gak mengijinkan aku istirahat sejenak
atau nanti hingga istirahat panjang datang, panjang tanpa tepi
baru aku bertemu malaikat yang senyumnya bisa membayar waktu tidurku yang tak pernah cukup...
entah....
sore hari, kebingungan amat sangat
saat hidup tak bersahabat
16 Mei 2008, Cawang
No comments:
Post a Comment