Aku tiba pada suatu pantai
dimana cakrawala terbentang luas
dalam suatu potret samudera
dan segala isinya…
Ada kemegahan & kegagahan disana
tiap kali kupandang dengan lapang hati
menengadahkan mata yang lelah
mendengar sayup kata di ombak
Dan aku bertanya pada-Nya
tentang semarak hidupku
dan rusuhnya bathinku
Ia menjawab dalam kebijaksanaan-Nya
“Kuciptakan amarah demi lahir kedamaian,
Kutusuk kesedihan agar bahagia mengalir,
Kuberi kegetiran untuk hadirnya kebanggaan,
Kualirkan tangis demi semua tawa,
Kurasukkan kekalahan agar kau petik kemenangan,
Kupersembahkan hidup dalam peluh…
agar kau bisa kembali padaKu
dengan suatu kebanggaan
setelah atasi semua, dan berjalan kepadaKu…”
Lalu…aku berjalan ke laut
memandang tiap buih, menikmati sejukNya…
Ia ada dimana-mana, tersenyum menatap hamba-Nya
aku melangkah perlahan…pulang pada-Nya
dengan senyuman untuk-Nya…
(re-written from original essay)
kamar, 27 September 2001, 03:50
No comments:
Post a Comment