Malam ini, aku merasa letih amat-sangat..
panjang nafas kuperlukan, untuk sedikit mengistirahatkan mata
entah, nyata dalam beberapa hari ini, aku melihat kehidupan di balik semuanya
malam ini, aku lelah sangat, namun tak sedikitpun waktu mengijinkanku beristirahat
atau apalah namanya, sesak yang masih menajam, mengiris semua detak nadi
Setiap langkah, adalah ingatan
setiap ruas jalan, ada kenangan menggenang
setiap bait lagu, ada fikiran yang tertuju
aku tetap rasakan betapa dekatnya semuanya, saat justru kehidupan menamparku demikian keras
kembali, aku tunduk dan tak dapat berucap apapun
aku rasa, Allah begitu Maha Baik dalam setiap kisah ini...
sejujurnya, Ia berikan begitu banyak tanda untukku
setidaknya, mempersiapkan sedikit celah untuk kenyataan yang berbeda
jauh dalam dekapan aku yang tak pernah siap
sedikitpun tak kupersiapkan semuanya, saat semuanya datang...
Allah Maha Baik, sejujurnya aku yang tak pernah bisa menangkap makna semuanya...
ternyata, akhirnya aku tahu apa arti pandangan dihadapanku,
saat air mata menggenang dan menetes tak berujung
saat dekapan kuat tak terlelahkan
saat kata-kata bergumam dalam isak yang begitu dalam...
ternyata, aku akhirnya paham semua itu.. tidak dalam sekejab aku mengerti semua,
justru dalam sedikit perbedaan hari berselang, akhirnya semua terbuka...
justru tak pernah kupersiapkan sebelumnya, hati kecil yang paling tenang untuk menerima semuanya..
saat seluruh hidup terserahkan seutuhnya, saat semua ingatan terfokus pada satu persona, saat semua langkahku untuknya, saat semua semangatku tertuju pada figur yang membangunkanku sangat...
aku tak menyisakan sedikit saja ruang untuk jatuh, tak ada sama sekali...
justru saat aku menutup lembaran kelam dengan seribu satu bentuk semangat baru untuk melangkah,
justru saat aku bersedekap dalam ketenangan yang begitu sahaja,
saat tiupan angin perlahan menyegarkan kata-kata hati,
toh hidup menunjukkan dirinya dalam bentuk yang jauh lebih tak terbayangkan sebelumnya, dalam cerita yang tak kumengerti sama sekali alurnya, begitu mengejutkan, begitu cepat semua berubah..
menghancurkan beragam semangat baru, mengiris ketenanganku dengan perlahan tapi pasti, memanaskan bilur angin yang menerpa dan berputar tak henti di sekelilingku...
nyata, semuanya begitu nyata, dan aku tak menyisakan sedikit saja ruang untuk hempasan yang begitu kencang.......
Ambruk dan letih, aku coba lagi membaca semuanya berulang, dan tetap semuanya kabur tak tersibak...
satu lagi saat dimana aku harus mencoba dengan seluruh keutuhan, mengumpulkan puing demi puing serakan perasaan yang tercabik, lunglai langkah tak terjabarkan...
tak pernah aku sisakan pertanyaan dalam perasaan, hanya ada semua keutuhan..
tak kupilah-pilah semua ruang itu, hanya ada keseluruhan aku yang memberi
mewujudkan persona diri dalam segenap tegakku yang selalu yakin untuk sebuah cahaya
Dan akhirnya, semua terjadi begitu keras di hadapanku
meski memohon aku dalam sujudku yang tak lepas di doa-doa panjang
meski sajadah membasah dalam wajahku yang menunduk getir
meski keseluruhan hidupku membelai jujur yang terdalam dan tak terbohongi apapun...
toh kenyataan bicara lebih kuat dari kata-kata, lebih tajam dari sayatan apapun benda tajam yang terpikirkan...
kembali aku meregang, sekarat dalam semangat yang entah bagaimana harus kurekatkan lagi...
Begitu banyak cara bagi manusia untuk hancur dalam pilihan yang tersudutkan,
sementara hanya sedikit jalan untuk kita memperjuangkan kebahagiaan abadi kita...
dan kenyataan itu, tak semua pilihan perjuangan kita memberikan senyum abadi dan kebahagiaan...
aku menemukan perjuanganku kandas tak beraturan, berkeping dalam debu yang tak tertiriskan.. dalam getir panjang yang berkarat, dan entah bagaimana aku menakar semuanya kembali, menimbang untuk menyatukan keseluruhan aku kembali...
Sesak ini begitu dalam, begitu tajam dalam perih yang tak terjelaskan...
... dan hidup, tersenyum kecut melihat hambaNya yang terperosok.....
Barat Jakarta, 18 Agustus 2008, 03:00 dinihari, mencoba menutup lelah yang tetap tak berujung...
aku tak pernah siap untuk ini, ternyata.....
No comments:
Post a Comment