Tuesday, August 19, 2008

Siang yang membakar....


Selamat siang, hari yang terik..
Aku rasa, panasmu begitu gerah, membakar langkah
Tetap, penuh pertanyaan dalam kata yang terbisikan..
Kenapa harus ada situasi ini, kenapa harus kau lakukan ini?
Hari terlewati, malam yang mendingin,
Tetap pertanyaan yang sama aku ucapkan, perlahan, nyaris tak terdengar…
Kenapa harus kau lakukan ini?
Dalam kesabaran penuh, ketenangan yang kucoba ciptakan..
Dalam seluruh pertanyaan menggunung yang tak terjabarkan,
Aku jelas tak dapat berbicara apapun lebih banyak..
Hanya ketakutan yang membunuh, & mengiris setiap hela nafas yang terasa sulit untuk tenang
Ternyata, ketakutan ini membunuh perlahan, dengan dinginnya….
dan siang hari membakar sembari menunjukkan salamnya….


Timur Jakarta, 19 Agustus 2008…
Selamat siang, teriknya hari… aku kehabisan kata-kata…

No comments: