Sunday, August 09, 2009

…dan melayang aku

Seberapa besar jatidiri kita dalam sepi?

bukankah sendiri membunuh aura, sekarat

dan semakin terpejam dalam lelah?

Apakah cukup kita temukan nurani dalam pertemuan?

sedalam hayat yang melayang, mengembara di rimba

rimba kasih sayang dan pelukan

Jujur, kutemukan hikayat diri sebenar-benarnya

saat terbang bebas masuki peristirahatanmu

saat rebah tubuh ini di hangatmu yang kekal

kuharap tak kau pungkiri keberadaanku,

semoga tak hilang semua harap ini,

meskipun seribu tanya akan hinggap di berjuta langkah mendatang

meskipun sabar waktu harus kita lewati


(re-written from original essay)

Kost, 14 Agustus 2003

No comments: