Kita memberi, tak kenal lelah
Cinta dalam persembahan yang tak berujung
Tanpamu, aku hancur
Jelas, berkeping dalam pilu nurani yang tak terengkuh
Sabdaku memujamu, tak kenal lelah
Ya, berhentilah kau sesaat, lihat aku barang sejenak
Meskipun pikirmu masih bermain di semua tanda tanya
Coba lihat aku, sesaat saja
Jangan gunakan penilaian yang sama dengan masa lalumu
Karena aku tak sama dengan yang lain
Jangan pernah samakan aku
Kita memberi, untuk alasan yang tak perlu lagi dijelaskan
Karena kau sudah rasakan semua diriku
Mengenal aku, dalam seribu ketertutupanku
Dan kita memberi, tak kenal lelah
Karena masa depan kita terpampang dalam
Gambaran khayal, impian yang ingin terwujud
(re-written from original essay)
Kost, 5 Mei 2003, 19:24
No comments:
Post a Comment