Sejauh ini, sudah kulangkahkan
Telapak kaki dalam cerita hidup
Berpendar temaram pun benderang
Merobek tiap guratan kertas takdir yang terbolak-balik
Dengan cepat, secepat pandangan yang berpindah
Sudah cukup jauh perjalanan
Yang menggurat di sekujur kalimat pikir
Aku tak lelap dalam kalut
Pun tak regang dalam tenang
Atau apalah semua arti kata-kata jiwa
Yang membasuh sendi-sendi nikmatnya nafas
Dan menjauhku dari keramaian, sejenak
Untuk temukan keramaian sukma yang bergejolak
Dan menenangkan paras bathin letih ini
(re-written from original essay)
Kebon Jeruk, 1 Mei 2004
No comments:
Post a Comment