Sunday, January 15, 2012

Terimakasih, atas kehancuran...


Minuman itu, jernih dalam gelas mengembun..
Dingin, kuputar jari di bibir gelas
Tatapan kosong, tak menghangatkan cairan itu, dari luar,
Tetap segelas yang panas di dalam..

Aku menenggak perlahan, seteguk, hingga aku lupa berhitung..
Berapa banyaknya merasuk pelan, meruntuhkan kesadaran..
Panas menggelegak, mengembalikan begitu banyak ingatan, sakit, pedih, berbagi dalam senyum...

Aku lupa siapa aku..

Terimakasih, atas hari panjang yang pahit berakhir..
Terimakasih, setelah lembaran itu lumat berserak..
Terimakasih, atas perasaan yang dingin tak berujung
Terimakasih, atas kehancuran dalam tak terjabarkan,...

Terimakasih...


Barat Jakarta, 20 April 2009...


No comments: