Sunday, July 06, 2008

Kuhargai tiap detik yang bergerak cepat...

Apa yang dapat kita utarakan,
dalam waktu yang terasa begitu langka?
Kujalani kekosongan dalam kebanyakan jam di hari-hari biasa,
Namun kuresapi keindahan waktu yang hanya sekejap,
detik, menit, jam, yang berlalu cepat namun bermakna..
Kubukakan sepenuh-penuhnya pintu ruang untuk kau yang melangkah masuk
Memenuhi seluruh kepadatan ruang pikiranku
Karena nyata, aku kosong dalam hari-hari biasa yang berlalu lamban,
seakan ruang-waktu tak ingin bersahabat dengan kebahagiaanku

Apa yang dapat kita utarakan dalam singkat waktu,
tentu begitu banyak, ya, begitu banyak
Meskipun keterbatasan sang waktu memenjarakan ruang,
dimana kita mengucap sedikit kata-kata membutuhkan satu dan lainnya,
yang memberi gambar nyata betapa kita tak lepas satu dengan lainnya...
Kadang, hal yang bernama cinta, sayang, butuh, rindu, dan lainnya,
berwujud dalam keterbatasan tanpa status nyata
Dan hakikatnya, kita memang mengejar sebentuk ruang bersama
yang menjadi wujud nyata, bukan status yang terlabelkan

5 Jam di 5 Juli...
Aku merindu banyak hal,
Ayah, Ibu, dan kebahagiaan yang tak kutemukan
dan aku habiskan 5 jam dalam perkenalanku kembali dengan kasih sayang, denganmu...
Ya, komitmen jelas yang tercetak dalam kertas putih, bertajuk 'cerita'
Aku tahu, tidak hanya untuk jam yang bergerak di tanggal ini saja,
namun lebih lanjut, ya..
lebih lanjut akan berkelana dalam takaran waktu di masa depan
Yang pasti, aku terlahir kembali dalam semangat yang hilang,
semangat yang nyaris sekarat...
dan aku terlahir kembali dalam 5 jam, di dua tanggal ini...


6 Juli 2008, ruas utama jalanan Bandung
Aku tahu, aku akan & harus berjuang...

No comments: