Monday, June 02, 2008

Subuh yang terjaga...

Lelaki itu, terbiasa terjaga lebih panjang
dari orang-orang kebanyakan
pun tertidur lebih singkat dari umumnya
manusia-manusia lelah
ia terbiasa terbius sepi

Pangeran tak berucap banyak saat perjalanan,
hanya sempatkan diri menepi, menghirup kopi,
dan kembali berjalan

Lelaki itu, mendapatkan pasangannya lelap
lalu melanjutkan kehadirannya dalam sunyi malam,
saat tak banyak orang berbincang tentang kehidupan
ia hanya tertegun, dan lama diam

Saat adzan bersuarakan megahNya, ia basahi alur nadinya
lelaki itu, mendapati malaikat yang berbisik letih
untuk anak manusia yang terjerembab

Pasangannya terjaga, mereka bertatap,
dan mengambil tirta beberapa aliran
untuk bersama sujud dalam hening
Dua rakaat singkat
Dua manusia dalam pekat
Dua dunia yang tercekat

Pangeran hanya duduk diam di tepian
menikmati hitam kopi yang pahitnya membujur
ia tenggelam dalam kelam...

Lelaki itu tahu, sujud pagi ini akan membuat mereka berdua bercerita
ia tahu tatapan pasangannya,
ia mengenalnya...
Begitupun sebaliknya.....

Dan cerita, lalu terceritakan
dalam suara pelan, kebanyakan diam,
meresapi arti kata-kata
Mereka tahu pasti, dunia mereka tak lagi sama
nilai-nilai kukuh itu makin berseberangan
Dan menyadari bahwa jodoh, adalah konsep yang tak pernah terjabarkan hanya dari cerita manusia

Lelaki dan pasangannya, bertatap lekat
mereka mencintai, tapi tahu dengan begitu dalam
bahwa cinta memang bukan kekangan
bukan sangkar yang melemahkan
bukan idealisme semu yang membisukan
dan sejenak, mata air mata luluh dalam ucap getir
Dengan cinta, konsep hidup mereka terpisahkan
Dengan cinta, kehidupan menunjukkan kebesarannya untuk berlanjut sendiri

Pangeran, menatap sajadah lusuh
yang entah kapan terakhir dibersihkannya
ia kenal betul setiap tetes peluh dan wudhu kering
yang mengering di lembaran lembut itu

Lelaki dan pasangannya hanya bisa berucap
buah hati mereka adalah cinta abadi
yang tunjukkan pada dunia yang semakin angkuh
bahwa cinta melekatkan mereka begitu dalam
meskipun tetap berakhir dalam pembebasan
dan buah hati mereka, adalah genggaman mereka sepanjang masa, dalam dunia masing-masing yang tetap harus berjalan...
Hidup mereka harus tetap berjalan..

Pangeran berkhayal
tentang gambaran yang lekat di pandangannya
setahun, dua tahun, atau lima tahun ke depan..
Cerita yang bagai dongeng panjang, menghanyutkan
atau sealur dongeng yang nyata-amat-sangat
pangeran dan putri
putri dan raja
putri menjadi permaisuri
ataukah putri selamanya bersama pangeran
konsep dongeng yang nyata, pun sebaliknya

Lelaki dan pangeran
berpikir dengan otak kanan dan kiri
dalam hembus paru kanan dan kiri
dalam langkah kanan dan kiri
dalam genggaman kanan dan kiri...
Mereka berbagi pahit, mereka berbagi senyum
mereka berbagi seringai tawa, pun kemarahan
menertawai dan memarahi diri mereka sendiri...



pom bensin, selatan jakarta, 2 juni 2008
sedikit bernafas dalam sesak yang panjang

2 comments:

Anonymous said...

gw brenti browsing, pas sampai di blog ini...
satu-satu gw baca, dalem, & mikir banyak.. ternyata tulisannya banyak banget...

Mnurut gw, ini salah satu tulisan dengan karakter terkuat dari elo, sangat ngegambarin karakter penulis...

Dan biasanya, tulisan dgn karakter kuat, adl tulisan based on experience..
Kalau ini experience elo, well.. yang kuat yah..
hidup kadang gak berpihak banyak sama kita, tapi selalu ada pilihan untuk kita jalani...

Mungkin saat ini elo hadapi hal ini, tapi kita gak tahu kebahagiaan spt apa di depan, yang menunggu kita...

Keep surviving...
tetep nulis yah......

salam hangat

Anonymous said...

hmmm, gua musti bilang kalo gua sepakat sama comment diatas...

Tulisannya tajem, gak aneh-aneh, nyata banget.

Kenapa tulisan2nya gak di-buku-kan aja?
Gak banyak lho, blog yang 'jujur' kaya' begini..

Gua yakin, tulisan2 ini bakal bercerita banyak, bakal jadi bahan sharing utk orang2 yang baca..

Gua gak kenal ama yang nulis ini, tapi pengen kenal...
salam kenal yah

^ Mei ^